Penyebab Bearing Roda Motor Cepat Rusak dan Oblak

- Monday, April 24, 2017

Advertise

Advertise

Bearing roda motor cepat rusak yang terdapat pada kendaraan bermotor memiliki tugas dan beban yang berat, fungsi yang paling utama yaitu memperkecil gaya gesek yang terjadi pada sumbu putar dan meringankan putaran suatu benda. Jika tanpa adanya laker, roda motor akan tidak berputar dengan sempurna dan sangat tidak nyaman dikendarai.
Penyebab Bearing Roda Motor Cepat Rusak dan Oblak
Penyebab Bearing Roda Motor Cepat Rusak
Meski ukuran bearing motor tidak terlalu besar, namun manfaat yang diperoleh sangat besar salah satunya ialah menjaga kenyamanan berkendara. Laher roda menjadi salah satu bagian dari onderdil motor yang paling sering mengalami kerusakan.

Terdapat 4 bagian terpenting yang terdapat pada laker yang sangat mempengaruhi kualitas keawetan laker tersebut, diantaranya:
  1. Outer Race: Yaitu bagian luar lingkaran besi bearing, cincin baja yang dikeraskan dengan alur untuk pergerakan ball atau roller bagian dalam.
  2. Inner Race: Bagian dalam lingkaran atau yang disebut poros bearing. Biasanya bagian ini yang paling sering mengalami kerusakan, karena berputar mengikuti poros bearing sesuai dengan putaran roda motor.
  3. Ball Bearing: yaitu bagian yang terdiri dari bola-bola besi (peloran) yang berfungsi mengurangi gesekan.
  4. Cage: Letak cage antara inner race dan outer race yang berfungsi untuk tali pengikat pelor dan menjaga jarak ball atau roller yang satu dengan yang lainnya.

7 Hal Penyebab Bearing Roda Motor Cepat Rusak

Tingkat keawetan bearing ini juga beraneka ragam, tergantung dari kualitas maupun cara pasang bearing. Walaupun laker yang kita gunakan adalah merk terkenal dan berkualitas tinggi yang terbukti kuat, jika pemasanganya ngawur sudah pasti tidak akan bertahan lama.

Ada banyak faktor utama bearing cepat rusak yang tanpa disadari, selain cara masang bearingnya salah, mungkin ulasan berikut ini bisa menjadi wawasan baru tentang faktor utama kerusakan pada bearing roda motor.
  • Beban yang Berlebihan
Setiap komponen tentu saja memiliki batasannya, termasuk laher yang memiliki batasan beban maksimum yang bisa diangkut oleh kendaraan kita. Mengangkut beban yang berlebihan dapat menimbulkan resiko seperti hilangnya keseimbangan, hancurnya bearing roda. Oleh karena itu gunakan kendaraan kita sebagaimana fungsinya, dan jangan mengangkut beban yang berlebihan.
Jangan lupa simak: Laher Racing Terbaik dan Terlaris
  • Ukuran Ban dan Velg
Ban dengan ukuran yang lebih besar merupakan godaan tersendiri bagi biker untuk modifikasi penampilan motornya. Sayangnya, ukuran ban yang lebih besar maka beban yang diterima oleh laker akan ikut menjadi lebih besar, sehingga jika dibandingkan dengan pemakaian ban ukuran standar. Laher mengalami beban yang lebih besar pula dan menjadi sumber penyebab bearing motor cepat rusak.
  • Kesalahan Pemasangan
Dalam memodifikasi sering kali bagian roda ini diganti dengan velg dan ban motor yang gambot atau ban kecil (ban cacing) dan kadang laher tidak pas dipasangkan kedalam tromol velg. Selain itu ada bagian yang kadang lupa dipasang yaitu collar atau bos as yang berada di tengah di antara kedua bearing kanan dan kiri yang menyebabkan bearing roda oblak.
  • Suspensi Motor Rusak
Performa skok motor yang sudah menurun, akibatnya, ban motor habis serta tidak merata dan permukaannya benjol-benjol. Kondisi ban yang tidak merata bisa menyebabkan bearing roda rusak dengan cepat.

Permukaan ban yang tak rata akan menimbulkan gerakan tambahan yang langsung di terima oleh laker roda. Akibatnya laher roda motor akan menerima tekanan yang lebih besar dari kondisi normal, meskipun tak berpengaruh secara langsung pada akhirnya bearing roda pun akan cepat oblak.
Simak juga ulasan TK Racing Bearing Racing Terbaik
  • Bearing Kemasukan Air
Air menjadi penyebab utama kerusakan pada laher motor, air yang terjebak didalam bearing itu akan bercampur dengan stempet. Percampuran gemuk (stempet) dengan air akan menyebabkan rusaknya daya lumas grease bearing. Jika dibiarkan tak hanya bearing saja yang rusak, namun perangkat pada roda pun akan terimbas dan rusak seperti. kampas rem dan tromol. Maka dari itu waspadai saat melintas genangan air yang relatif dalam.
  • Grease Pelumas Bearing
Grease atau yang umum dikenal sebagai stempet, yang menentukan mati hidupnya pelumasan. Kualitas stempet yang buruk dapat dipastikan akan membawa dampak pada kinerja dan kondisi suatu bearing. Kualitas grease menentukan ketahanannya pada temperatur. Kondisi inilah yang menjadikan bearing kehilangan daya pelumasan dan akan rusak. Oleh sebab itu gunakan selalu grease dari merek yang sudah terbukti kualitasnya
  • Sering Melewati Jalan Rusak
Sudah dapat di tebak jika masbro terlalu sering melewati jalan yang rusak sudah pasti yang dihantam pertama kali adalah laker roda dan shockbreaker depan belakang, kondisi jalanan yang tidak rata gerakan motor akan sangat fluktuatif dan terjadi secara mendadak. Bisa ditebak, akibatnya bearing lebih cepat rusak.
Simak selengkapnya Merk Bearing Racing Terbaik untuk Motor
Cara Membaca Kode Bearing Motor

Seringkali kita kesulitan untuk menentukan bearing yang akan kita pakai untuk motor, untuk memudahkan dalam pemilihan laker motor, maka produsen membuat standar ukuran bearing melalui kode tertentu, Simak ulasan lebih lengkap Ukuran Bearing dan Kode Bearing Motor

Begitulah kiranya penyebab bearing roda motor cepat rusak beserta ciri ciri bearing motor rusak, semoga bisa menambah wawasan. Terima Kasih.
 

Silahkan ketik Sam Bro